SesJAM-Pembinaan: Hasil Musrenbang Akan Menjadi Bahan Jaksa Agung Dalam Menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional/ Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat
-Baca Juga
SesJAM-Pembinaan: Hasil Musrenbang Akan Menjadi Bahan Jaksa Agung Dalam Menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional/ Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat
JAKARTA,pojokkirimapro.com.Senin 15 Mei 2023, Sekretaris Jaksa Agung Muda Pembinaan (SesJAM-Pembinaan) Dr. Muhammad Dofir selaku Ketua Umum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kejaksaan RI Tahun 2023 menyampaikan laporan kepada Jaksa Agung mengenai kegiatan Musrenbang Kejaksaan RI Tahun 2023 dengan tema “Prioritas Penganggaran Kejaksaan dalam Rangka Mempercepat Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan”.
Dalam
laporannya, SesJAM-Pembinaan menyampaikan Musrenbang Kejaksaan RI dilaksanakan setelah
keluarnya Surat Bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala
Bappenas dan Kementerian Keuangan tanggal 10 April 2023 perihal Pagu Indikatif
Belanja Kementerian/Lembaga dan Dana Alokasi Khusus Tahun Anggaran 2024.
Pedoman Pelaksanaan Musrenbang di lingkungan Kejaksaan RI mengacu pada Pedoman
Jaksa Agung Nomor 1 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional,
Rapat Kerja Daerah, Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan, Musyawarah
Perencanaan Pembangunan, serta Rapat Evaluasi Capaian Kinerja Semester I dan
Penyusunan Bahan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia serta
memperhatikan arah kebijakan dan program prioritas nasional.
“Sinkronisasi proses
perencanaan dan penganggaran diwujudkan dengan mengupayakan kesinambungan
pelaksanaan perencanaan kinerja dan anggaran yang terencana serta sistematis
oleh seluruh satuan kerja di lingkungan Kejaksaan. Sinkronisasi yang optimal
diharapkan dapat menjamin ketersediaan anggaran untuk setiap pelaksanaan tugas
dan fungsi Kejaksaan, khususnya program prioritas Kejaksaan yang selaras dengan
program prioritas nasional,” ujar SesJAM-Pembinaan.
SesJAM-Pembinaan mengatakan
Musrenbang Kejaksaan
RI Tahun 2023 dengan tema “Prioritas Penganggaran Kejaksaan dalam Rangka Mempercepat Transformasi
Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan” ini sejalan dengan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2024 dan
masih menitikberatkan pada menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi pasca
terjadinya pandemi Covid-19, dimana penetapan target-target pembangunan
diarahkan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang sudah diraih pada 2023,
yang banyak mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan sosial, termasuk peran bidang
hukum dan penegakan hukum dalam pembangunan.
“Musrenbang ini
selain fokus pada penyusunan draft rencana kerja Kejaksaan 1 tahun ke depan
(T+1) sesuai ketersediaan anggaran yang ditetapkan pada pagu indikatif
Kejaksaan, juga dapat memberikan gambaran kesiapan Kejaksaan dalam mendukung
dan melaksanakan kebijakan pemerintah untuk pencapaian rencana jangka panjang
nasional menuju Indonesia Emas 2045. Hasil Musrenbang Kejaksaan 2023 akan
menjadi bahan Jaksa Agung dalam menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan
Nasional/Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat,” ujar SesJAM-Pembinaan.
SesJAM-Pembinaan
menyampaikan hasil Musrenbang ini akan menjadi pijakan dalam pembahasan
trilateral meeting bersama Kementerian Keuangan dan Bappenas, yang akan
dilaksanakan pada Mei ini juga. Saat ini, upaya Kejaksaan dalam menyusun bentuk
ideal perencanaan dan penganggaran terus mendapatkan apresiasi positif. Kita
semua berharap setelah penetapan pagu indikatif akan ditentukan kemudian pagu
alokasi dan pada akhirnya alokasi anggaran bagi Kejaksaan di tahun 2024 yang
memperhatikan kebutuhan ideal bagi Kejaksaan dalam setiap pelaksanaan tugas,
fungsi dan kewenangannya.
Musrenbang
Kejaksaan RI Tahun 2023 dilaksanakan di Denpasar Bali pada Senin 15 Mei 2023
s/d Rabu 17 Mei 2023, yang dihadiri baik secara langsung maupun virtual,
diantaranya yaitu Gubernur Bali I Wayan Koster, Ketua Komisi Kejaksaan RI
Barita Simanjuntak, Wakil Jaksa Agung RI Dr. Sunarta, Para Jaksa Agung Muda,
Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Deputi Bidang Politik Hukum
Pertahanan dan Keamanan Bogat Widyatmoko mewakili Menteri Perencanaan
Pembangunan Nasional, Ketua Badan Pengawas Pemilu Rahmat Bagja, Staf Ahli
Pengeluaran Negara Made Arya Wijaya mewakili Menteri Keuangan, Deputi Bidang
Transformasi Hijau dan Digital Otorita Ibu Kota Nusantara Mohammed Ali Berawi,
Para Staf Ahli Jaksa Agung RI, Para Pejabat Eselon II dan III di lingkungan
Kejaksaan Agung, Para Kepala Kejaksaan Tinggi, Para Kepala Kejaksaan Negeri,
Para Kepala Cabang Kejaksaan Negeri, Para Pejabat Kejaksaan pada Perwakilan
Negara Republik Indonesia di Bangkok, Hongkong, Riyadh, dan Singapura.
(K.3.3.1).

